Multitalenta

Talenta. Semua orang pasti punya talenta. Entah talenta itu kita anggep bermanfaat atau nggak, talenta itu tetep ada. Menurut KBBI (Kepanjangan: Kamus Berat Banget Ih), talenta adalah pembawaan seseorang sejak lahir atau bakat.
Sebagian besar orang pasti memiliki banyak talenta alias multitalenta. Bukan deh. Bukan sebagian besar, tapi semuanya. Semua orang pasti punya talenta dan semua orang pasti punya lebih dari 1 talenta. Walaupun talenta yang menonjol mungkin cuma 1, tapi pasti ada talenta yang lainnya. Tapi karena talenta yang lainnya itu gak dianggep menonjol, makanya orang itu gak dianggep bermultitalenta.

Di satu sisi multitalenta dianggap sebagai hal yang keren dan extraordinary. Sementara di sisi yang lain, jika seseorang mempunyai profesi tertentu dan melakukan pekerjaan sampingan yang berbeda jauh dengan profesi utamanya, orang itu bisa dianggap gak berpendirian dan gak konsisten. Contohnya, pemain film yang tiba-tiba jadi politikus. Ada pihak yang mengapresiasinya, tapi ada yang gak suka.

"Ngapain sih sok-sok terjun ke politik?"
"Kalo udah kerja jadi pemain film ya konsisten dong!"
"Paling nyari sensasi doang ini mah!"

Contoh yang lebih jelasnya lagi, jaman sekarang banyak youtuber yang 'beralih profesi', yang menurut gue emang fine-fine aja. Ada yang tiba-tiba nyanyi, nge-rap, main film layar lebar, jualan slime, jualan ikan cupang, jual diri, dan lain-lain. Ada yang berpikiran, "Wih, keren ya dia bisa begitu." Tapi ada yang mikir, "Apaan sih ini orang, paling manjat sosial doang, mana suaranya di-autotune."

Padahal, niat orang itu kan cuma mau mengeluarkan talenta dia yang selama ini gak pernah dikeluarin ke publik. Daripada kritik orangnya, kenapa gak kalian kritik karyanya. Gue gak bilang kalian harus 'balas pakai karya', karena mengkritik gak harus berkarya dulu. Kalo kalian kritik karyanya kan orang itu bisa membuat karya yang lebih baik lagi atau mungkin kalo dia nyerah, dia stop ngelakuin hal itu dan balik ke pekerjaan awal dia. Selain itu, dia juga bisa jadi beralih profesi sepenuhnya.

Mengkritik pun ada caranya. Gak usah ngehina dulu karyanya, tapi kalian kasih tau hal yang udah cukup baik dari karyanya, terus kalian kasih tau kurangnya apa. Gak usah bawa-bawa nama-nama spesies di kebun binatang.

Solusi lainnya adalah, kalo kalian merasa karya orang itu kurang baik dan kalian tau yang baiknya itu gimana, buatlah karya itu sendiri. Terus tunjukkin ke orang-orang kalo ini itu karya yang lu anggep baik. Tapi, jangan kalian publish karya kalian terus kalian hina-hina karya orang lain.

Tulisan gue kali ini agak kurang jelas sebenernya. Jujur, belakangan ini gue agak males nulis karena para kritikus-kritikus dadakan gak jelas dan gak bertanggungjawab. Jadi begini kesimpulan dari gue: Orang yang multitalenta adalah multitalented. #NahLoh

Mantap.
 Jangan lupa berkomentar!

Jevon Levin

9 Celotehan

  1. Sebagai orang yang punya banyak talenta dan suka ngelakuin banyak hal baru. Gue sih setuju-setuju aja orang lain mau ngapain dengan talentanya. Selama nggak merugikan salah satu pihak. Klise sih, tapi ya emang gitu kenyataannya. Ya nggak sih?

    Perihal YouTuber yang jadi Rapper, ini agak blunder sih menurut gue. Mereka YouTuber dan pastinya ngeyoutube, bikin konten di youtube, terus mereka nge-rap buat ngisi konten di channel youtube-nya. Yaudah, mereka tetep youtuber cuma kontennya berbeda dari biasanya. Kecuali, kalo nge-rapnya mereka merugikan salah satu atau banyak pihak dan siapa yang tau, rezekinya emang dari talenta itu.

    elah, dibikin postingan aja apa nih hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini kenapa komentar lu lebih berfaedah dari postingan gue yak. :))

      Delete
  2. Buat gue sah-sah aja sih kalau seorang artis jadi politikus. Seorang Youtube jadi rapper. Karena nggak mungkin juga kita cuma fokus pada satu talent. Pasti pengin dong bisa ini dan itu. Mana kala lagi bosen. Pasti ada titik jenuhnya dong. Untuk itulah kita harus bisa menguasai lebih dari satu talent. :)

    ReplyDelete
  3. "Orang yang multitalenta adalah multitalented"

    Quote yang SUVER SEKALEH :v.

    Menurut ane, orang yang mau beralih profesi, itu oke lah. Artis jadi politikus, politikus jadi artis, artis jadi CEO, CEO jadi penyanyi, it's okay kalau memang benar mereka punya talenta lain di sana. Kan sayang, kalau talenta ga dipake, kan bisa hilang. Ye khan? :D

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Kalo ak setuju sih, yah setiap orang mempunyai talentanya masing2. Kalo masalah orang beralih Dari pemain film ke politik atau youtuber Jadi repper ya gapapa asalkan dia tidak merugikan orang lain, masih bersifat positif itu mungkiin ekpresinya yang ingin keluar Dari zona nyamannya.

    Masalah orang yang suka kritik, kalo Itu membangun ambil aja, kalo Itu lebih ke menghinanya cuekin aja.

    ReplyDelete
  6. saya sekolahan di jurusan farmasi, tapi sejak awal tahun kemarin saya memuutuskan untuk ngeblog nulis dan coding.

    tapi temen" gw banyak yg nyindir ngapain lu nulis terus? mending fokus belajar dulu.

    "emang apa salahnya kalau saya punya talenta yang lain selain di bidang kesehatan? "

    di situlah gue sadar, ternyata talenta saya tak hanya pandai ngulek obat, racik obat, dan nyembuhin orang saja.

    jadi, walaupun talenta saya di bidang it ini berlawanan arah gw juga harus mengasah dan mendalami lagi seputae dunia IT

    ReplyDelete